Desa Troso, menjadi saksi semangat generasi muda dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal. Melalui program bertema Pendampingan Gerakan Cinta Kewirausahaan Sejak Dini dalam Membangun UMKM dengan Kerajinan Tangan Bisnis Rumahan, Tim KKN UNISRI 36 Slamet Riyadi mengajak Karang Taruna setempat untuk belajar, berkarya, dan berdaya demi kemajuan desa.
Kegiatan ini dipandu langsung oleh Frilly Diaz, mahasiswa KKN UNISRI 36 sekaligus pemateri, yang membuka acara dengan penyampaian materi seputar perekonomian Indonesia. Dalam pemaparannya, Frilly menjelaskan pengertian UMKM dan kewirausahaan, serta menekankan bagaimana keduanya menjadi pilar penting dalam menopang perekonomian nasional. “Kewirausahaan bukan hanya soal bisnis, tetapi juga tentang keberanian untuk memulai, kreativitas dalam berkarya, dan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar,” ujarnya di hadapan peserta.
Selain memberikan wawasan teori, Frilly juga mengajak anggota Karang Taruna untuk memahami pentingnya menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini. Menurutnya, anak muda desa memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak UMKM, terutama dengan memanfaatkan peluang bisnis yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Usai sesi materi, suasana kegiatan berubah menjadi lebih interaktif. Peserta diajak mempraktikkan keterampilan membuat kerajinan tangan berbahan manik-manik, seperti strap phone, gelang, dan cincin. Aktivitas ini tidak hanya menjadi sarana kreativitas, tetapi juga memperkenalkan potensi bisnis rumahan yang bisa dijalankan dengan modal kecil namun peluang keuntungan yang menjanjikan.
Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka mencoba setiap langkah pembuatan kerajinan. Beberapa bahkan mulai memikirkan desain unik yang bisa mereka kembangkan dan pasarkan. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal lahirnya wirausaha muda di Desa Troso yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing.
Program ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga membangun kesadaran bahwa ekonomi lokal bisa menjadi kekuatan besar jika digerakkan bersama. UMKM yang tumbuh dari desa dapat menjadi penopang perekonomian nasional, sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.
Dengan selesainya kegiatan ini, Tim KKN UNISRI 36 Slamet Riyadi berharap bibit-bibit wirausaha yang telah disemai di Desa Troso dapat terus tumbuh dan berkembang. Semangat kebersamaan antara mahasiswa, Karang Taruna, dan masyarakat menjadi modal utama dalam menciptakan perubahan positif, dari desa untuk Indonesia.
Penulis : Frilly Diaz